Kata2 seperti berikut sudah sering terlontar:

Santai bos….
Biasa aja donk.. ato
sersan aja alias serius ato santai.

Ternyata itu bukan hanya lontaran belaka..karna setelah dipikir2 banyak manfaatnya. Hidup terlalu serius akan buat tampilan pelakunya menjadi serius juga. Dan lama kelamaan bila gaya hidup terlalu serius ini dilanjutkan..maka akan menegangkan saraf, menaikkan tekanan darah dan akhirnya stres. Kalo sudah begini..jenis2 penyakit akan muncul dgn sendirinya. Mulai dari pusing, maag dan bahkan penyakit serius lainnya.

Ternyata untuk hidup tidak terlalu serius itu tidak terlalu gampang untuk diimplementasikan, tetapi tidak ada salahnya untuk mencobakan:
Cara paling ampuh adalah: cobalah menanggapi sesuatu itu dengan senyum. Senyuman itu adalah ramuan paling ampuh untuk mengalahkan apapun. Tapi senyuman iklas loh..biar ga susah mikirnya..ingat la seorang bayi yang sedang tersenyum.. sangat2 tenang melihatnya.

PE-032-0772

cuteKalo senyum yang satu ini..apa critanya ya?? tapi sangat menggemaskan jugs kan??

Senyuman ibarat bayi inilah yang mendatangkan ketenangan dalam tubuh. Kalo orang2 kesehatan biasa menyebutnya dengan hormon endomorfin. Cara kerjanya adalah: saat kita tersenyum neurotransmitter di otak akan mengirim hormon endomorfin ke dalam aliran darah. Jadi kalo mau tenang..ga usah cari morfin diluar..cari dari dalam tubuh aja.

Bicara mengenai endomorfin..hormon ini tidak hanya keluar bila kita senyum tapi ketika kita sedang melakukan aktivitas lain yang buat bahagia, misalnya berjabat tangan (karna ga mungkin berjabat tangan dengan wajah tak bersahabat..otomatis munculkan senyum). Contoh lain adalah ketika berpelukan..pelukan adalah obat paling ampuh untuk menenangkan..jadi bila ingin menenangkan orang2 yang kita sayangi..pelukla dengan kasih..pasti nyaman banget.(btw..kuantitas hormon saat berpelukan lebih besar dibanding sentuhan lain seperti belaian, ciuman, atau rabaan).

Tapi harus tetap ingat..
– jangan senyum terlalu lama..ntar dikira orang ada yang tidak beres.
– jangan berjabat tangan terlalu lama..ntar dikira naksir
– jangan peluk lama2..ntar kerasa yang lain..hayo apa???
– apalagi yang tak kalah pentingnya jangan pelukan disembarangan tempat apalagi memeluk sembarangan.

Jadi mulai sekarang marilah kita lebih serius untuk tidak serius.