Katanya kemaren hari guru, 25 November…omakk… sudah sejak tahun kapan gak lagi heboh dengan perayaan itu😦 .

mari kita bernyanyi: Terpujilah..wahai engkau ibu bapak guru…….

Sedikit crita tentang penetapan tanggal ini:

Pada tanggal 25 November 1945, 100 hari setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, para guru di Indonesia sepakat bersatu dalam wadah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Peristiwa  ini terjadipada Kongres Guru Indonesia, tanggal 24-25 November 1945, di Surakarta.

Pada waktu itu hadir guru-guru yang aktif mengajar, pensiunan yang aktif berjuang, dan pegawai pendidikan RI yang baru dibentuk.
Mereka bersatu untuk mengisi kemerdekaan, dengan tiga tujuan:

  1. Mempertahankan dan menyempurnakan Republik Indonesia;
  2. Mempertinggi tingkat pendidikan dan pengajaran sesuai dengan dasar-dasar kerakyatan
  3. Membela hak dan nasib buruh umumnya, dan guru pada khususnya.

Selamat Ulang Tahun bagimu Bapak dan Ibu guru, tiada kata paling indah selain terima kasih untukmu

Jadi teringat salah satu guru favorit di smu ku dulu, bu hombing, guru bahasa indonesi, apa kabarmu ibu? hihihi kangen dengar lelucon2 mu. Sampe skrng ada ajaran beliau yang tak lepas dari bahasa sehari2 ku, plesetan kata: contohnya: nyerbang itu harus hati2 ya, jangan kalian tersepona liat saya, susudara dengarkan saya baik2..danlainlain,,hihihi

Ada lagi guru sejarah yang ngajar gaya anak TK, sukanya menyebutkan sepenggal kata lalu menyuruh kami menyambutnya, misalnya : napoleon bona……… “parte” sahut murid2.
Suatu ketika dikelas II-7 smunsa, si ibu mengajar dan berseru pada kami, sipa..sipa…(murid2 bingung menjawab dan ada yg bilang sipatu) si ibu melanjutkan kalimatnya sipanyol. (*cerita itu selalu membuatku geli =)) =)) ). Sejak kapan ada nama negara sipanyol ya buk :)).

Wah masih banyak cerita yang lucu, sedih, terharu, menggemaskan, menyebalkan dan lainnya yang buat aku merindukan kalian bapak dan ibu guruku, semoga Tuhan selalu melindungimu dan membalas jasamu.