Hm, harus bangun jam 3 pagi lagi, karena pesawat lagi2 dipilih jam 6 pagi, baeklah kulakukan🙂

Naek pesawat, duduk, dikasi snack, hanya dalam waktu 51 menit pesawat sudah landing di bandara Depati Amir. Setelah meneguk aq** 2 botol, badanku segar kembali dan mudah2an tidak mengantuk, karena harus melakukan tugas dengan baik.🙂

Jam 4 sore kerjaan kelar, pimpinan setempat ngajak melihat pantai. Aku dan 3 teman yang lain berpikir berat, dengan wajah tak bermaksud menolak, karena sudah membayangkan tempat tidur, maklum masih cape.

Tenang saja, melihat pantai Parai, semua lelah itu dijamin hilang deh🙂

Begitu komentar kabalai, dan dengan sedikit terpaksa kami ikut kesana.

Perjalanan dari Pangkal Pinang ke Pantai Parai kurang lebih 1 jam, dan hasilnya aku tertidur dalam perjalanan. Ketika menuju parkiran aku baru sadar, aku berada di suatu tempat yang sangat indah!

Kayaknya penyesalan yang sangat akan terjadi, bila tadi menolak ajakan ke pantai ini. Rasa kantuk dan lelah benar2 hilang. Setelah melepas sepatu, dengan tak sabar berlari ke pantai, merasakan sejuknya air laut, deburan ombak, suara anak2 kecil yang bermain pasir dan yang pasti udara laut yang menghempaskan lelah hari ini. Memang tidak bisa berkata2 apabila sudah melihat dan merasakan lukisan sang Agung ini.

Gak sadar, sudah menjelang malam, besok harus kerja lagi. Dan sebelum kembali ke pangkal pinang ada hotnews lagi: besok sore akan kesini lagi. Yess!